Read Time:1 Minute, 31 Second

WARTABUGAR – Lina Begdache, asisten profesor studi kesehatan dan kebugaran di Universitas Binghamton, New Ork, Amerika Serikat,   menunjukkan bahwa diet berkualitas tinggi meningkatkan kesehatan mental.

Bersama dengan asisten peneliti Cara M. Patrissy, Begdache membedah berbagai kelompok makanan yang terkait dengan tekanan mental pada pria dan wanita berusia 30 tahun ke atas, serta mempelajari pola diet yang berbeda dalam kaitannya dengan frekuensi latihan dan tekanan mental.

Hasilnya,  menunjukkan bahwa kesehatan mental wanita memiliki hubungan yang lebih tinggi dengan faktor diet dibandingkan pria.

Tekanan mental dan frekuensi olahraga dikaitkan dengan pola diet dan gaya hidup yang berbeda, yang mendukung konsep penyesuaian diet dan faktor gaya hidup untuk meningkatkan kesejahteraan mental.

“Kami menemukan hubungan umum antara makan sehat, mengikuti praktik diet sehat, olahraga, dan kesehatan mental,” kata Begdache. Menariknya, kami menemukan bahwa untuk pola makan yang tidak sehat, tingkat tekanan mental lebih tinggi pada wanita daripada pria, yang menegaskan bahwa wanita lebih rentan terhadap makan yang tidak sehat daripada pria.

Berdasarkan penelitian ini dan lainnya, diet dan olahraga mungkin menjadi garis pertahanan pertama melawan tekanan mental pada wanita dewasa, kata Begdache.

“Makanan cepat saji, melewatkan sarapan, kafein, dan makanan tinggi glikemik (HG) semuanya terkait dengan tekanan mental pada wanita dewasa,” kata Begdache. “Buah-buahan dan sayuran berdaun hijau gelap (DGLV) dikaitkan dengan kesejahteraan mental. Informasi tambahan yang kami pelajari dari penelitian ini adalah bahwa olahraga secara signifikan mengurangi hubungan negatif makanan HG dan makanan cepat saji dengan tekanan mental,” kata Begadache.

Penelitian ini memberikan kerangka kerja yang diperlukan bagi para profesional kesehatan untuk menyesuaikan rencana diet untuk mempromosikan olahraga dan meningkatkan kesejahteraan mental pada orang dewasa yang matang, kata Begdache. Ini juga bisa memberikan perspektif baru bagi komunitas peneliti ketika menilai peran diet pada tekanan mental.

Para peneliti sedang melakukan studi paralel dengan pria dan wanita muda, melihat kualitas diet selain tidur dan variabel perubahan musim dari perspektif longitudinal.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Warga BSD City memilih sampah Previous post Sinar Mas Land ajak DANA Galang Dana Pembiayaan Buat UMKM di BSD City
minyak ikan bisa tingkatkan kesuburan pria Next post Selain Baik Untung Jantung Omega 3 Juga Bisa Cegah Kanker