WARTABUGAR – 3iMed, pemain baru di dunia alat kesehatan berencana mempersiapkan diri untuk initial public offering (IPO) di tahun 2021 ini. Perusahaan yang terdaftar dengan nama PT Tiga Ikhwan Medikal ini masih berusaha membaca peluang di tengah pandemi COVID-19.

Direktur Keuangan Tiga Ikhwan Medikal Ridwan Zachrie mengungkapkan, rencana 3iMed melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih mempertimbangkan waktu yang tepat. Pihaknya masih melihat peluang ekonomi yang ada sampai benar-benar siap untuk go public.

“Melihat rilis data ekonomi Indonesia kuartal I 2021 yang masih mengalami kontraksi 0,96%, pandemi Covid-19 yang belum terselesaikan serta pemulihan ekonomi yang tengah berjalan, kami masih menganalisasi waktu paling tepat untuk go public,” jelas Ridwan dikutip dari Kontan.co.id, Minggu (16/5/2021).

Lebih lanjut Ridwan mengatakan, di masa saat ini sektor industri kesehatan yang melepas sahamnya ke publik akan menarik minat investor. Terkait dengan penggunaan dana dan rencana untuk IPO masih dalam proses penggodokan.

3iMed menjadi pemain baru di bidang alat kesehatan. Sejak Agustus 2020 lalu, 3iMed mulai menjadi produsen masker KN95 jenis bertali untuk umum, pengguna hijab dan anak-anak secara masif. Selain itu 3iMed juga memproduksi surgical mask jenis earloop dan headloop.

Menurut Ridwan, peluang usaha di bidang alat kesehatan cukup menjanjikan, mengingat adanya kebutuhan masker yang semakin meningkat sejak awal pandemi virus COVID-19. Ke depannya, kebutuhan ini akan terus ada di pasar, sehingga penting untuk bisa memenuhi jumlah permintaan dengan produk yang berkualitas.

“Tantangan tidak saja untuk memenuhi demand dari sisi kuantitas, namun juga bagaimana menghadirkan equipment yang berkualitas di tengah persaingan pasar domestik maupun regional,” lanjut Ridwan.

PT Tiga Ikhwan Medikal optimis bahwa kinerja usahanya akan semakin meningkat mengikuti tren yang ada. Perusahaan ini pun telah memperluas jaringan distribusi ke wilayah Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan dan Sulawesi. Rencananya, PT Tiga Ikhwan Medikal berencana meningkatkan distribusi produk alat kesehatan seperti masker ke berbagai segmen.

Sedangkan untuk target jangka panjang ke depannya, Tiga Ikhwan Medikal ini ingin meningkatkan produksi alat kesehatan ke skala industri. Di antaranya dengan beberapa rencana investasi mendirikan pabrik alat kesehatan seperti sarung tangan medikal, furnitur rumah sakit, jarum suntik dan lainnya.

Previous post Peneliti Temukan Cara Baru Cegah Pencuri Menggondol Data Pribadi
Next post Vaksin Gotong Royong Dimulai, Sampoerna Vaksinasi Karyawannya