Pintek ikut ekspo pendidikan finanasial
Pintek ikut ekspo pendidikan finanasial

WARTABUGAR – PT Pinduit Teknologi Indonesia (Pintek), perusahaan financial technology peer-to-peer lending untuk pendidikan, kini telah mengantongi izin dari OJK. Sebelumnya Pintek juga telah terdaftar dan diawasi oleh OJK sejak 2018, dan kini statusnya menjadi berizin berdasarkan surat keputusan KEP-27/D.05/2021 per tanggal 21 April 2021. Hal ini mendukung komitmen Pintek untuk menjaga kredibilitasnya dalam penyaluran pendanaan bagi kebutuhan pendidikan di Indonesia.

Sejak pandemi COVID-19, seperti dilansir oleh Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana, Kemdikbud, ada lebih dari 68 juta siswa terdampak pandemi dan harus belajar dari rumah, serta lebih dari 642 ribu institusi pendidikan yang ikut terdampak operasionalnya. Belum meratanya kesiapan institusi pendidikan menjadi tantangan tersendiri yang menghambat proses belajar mengajar di masyarakat.

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran Dana BOS hingga Rp 3 Triliun untuk program digitalisasi sekolah[2]. Selain itu, persiapan menuju sekolah tatap muka 2021 juga sedang diantisipasi khususnya dalam kelengkapan sarana prasarana kesehatan dan sanitasi sebagai salah satu syarat pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Hal ini kemudian meningkatkan permintaan terhadap kebutuhan sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mulai dari pengadaan alat elektronik, perangkat lunak, dan kebutuhan pendukung lainnya.

Tidak hanya itu, berdasarkan publikasi Badan Pusat Statistik mengenai Statistik Pendidikan 2020, faktor ekonomi masih menjadi faktor penting dalam penentuan tingkat pendidikan seseorang. Sedangkan, menurut laporan dari Rencana Strategis Kementerian Ketenagakerjaan Tahun 2020-2024 dampak bagi sektor ketenagakerjaan di masa pandemi, bahwa terdapat terdapat 17% buruh/karyawan di Indonesia yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Sedangkan dari sisi pendapatan, 57% buruh/karyawan mengalami penurunan pendapatan selama pandemi.

Padahal, 68% dari mereka mengandalkan pendapatan ini sebagai sumber mata pencaharian utama. Oleh karena itu, solusi untuk keuangan orang tua murid juga perlu diberikan, demi menunjang pendidikan siswa-siswi di Indonesia apabila orang tua terkena dampak langsung dari pandemi.

 

 

Bank UOB Indonesia Previous post Bank UOB Indonesia Beri Hadiah Mobil Listrik Tesla Kepada Pemenang Ini
Next post Catat, Tulang Keropos Juga Bisa Jadi Prediktor Penyakit Jantung