WARTABUGAR – Sebagai bagian dari misi keberlanjutannya untuk menciptakan dampak positif dan nilai jangka panjang bagi manusia dan planet ini, Gojek, platform pembayaran dan layanan seluler on demand terkemuka di Asia Tenggara, mengumumkan komitmen untuk Tiga Zeros: Nol Emisi, Nol Limbah, dan Nol Hambatan, yang akan dicapai pada tahun 2030. Gojek mengumumkan janji tersebut dalam Laporan Keberlanjutan tahunan pertamanya, yang merinci kemajuan hingga saat ini dan ke depan dalam menerapkan praktik lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) secara menyeluruh.

Berfokus pada di mana perusahaan dapat memberikan dampak terbesar bagi semua pemangku kepentingan sejalan dengan masalah lingkungan dan sosial yang mendesak, pendekatan Gojek akan disusun di sekitar tiga area spesifik: kelestarian lingkungan (GoGreener) untuk mencapai Zero Emissions dan Zero Waste, serta kemajuan sosial-ekonomi (GoForward) dan kesetaraan dan inklusi (GoTogether) untuk mencapai Zero Barriers.

Laporan ESG Gojek adalah yang pertama disusun oleh perusahaan Internet Asia Tenggara yang sejalan dengan standar internasional. [1] Pengungkapan tertentu yang berkaitan dengan masalah material yang relevan telah dijamin oleh PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia [2]. Gojek memimpin industri teknologi di kawasan ini dalam mengintegrasikan praktik terbaik ESG di seluruh bisnisnya dan secara sukarela mengungkapkan kinerjanya pada masalah ESG material.

Dalam rilisnya yang diterima WARTABUGAR (30/4/2021), Kevin Aluwi, Co-CEO, Gojek, mengatakan,  pihaknya selalu menjadi perusahaan yang berfokus untuk menemukan titik temu antara apa yang baik bagi masyarakat dan pertumbuhan perusahaan.

“Itu adalah bagian dari DNA kami dan alasan orang-orang datang bekerja di Gojek. Saat kita tumbuh, menjadi lebih penting untuk mengembangkan cara untuk memastikan kita bertanggung jawab dan terus mendorong dan memimpin industri pada masalah yang sangat penting bagi kita dan masyarakat secara keseluruhan,” kata Kevin.

Sementara itu, Andre Soelistyo, Co-CEO, Gojek, menambahkan, ada kebutuhan mendesak bagi sektor swasta untuk mengambil tindakan dan membantu mengatasi masalah lingkungan dan sosial paling kritis yang mengganggu planet dan masyarakat kita saat ini.

“Seiring dengan pertumbuhan Gojek yang terus meningkat dan kekuatan, dengan jutaan orang mengandalkan platform kami setiap hari, kami memiliki tanggung jawab untuk melakukannya secara berkelanjutan. Melalui integrasi praktik ESG yang terkemuka di industri, kami memastikan bahwa kami melakukan bisnis dengan lebih baik di seluruh ekosistem kami, sambil membuka jalan bagi perusahaan lain di kawasan untuk melakukan hal yang sama,” katanya.

Emas Merah Putih Previous post Sambut Lebaran, Archi Luncurkan Emas Merah Putih
Bank UOB Indonesia Next post Bank UOB Indonesia Beri Hadiah Mobil Listrik Tesla Kepada Pemenang Ini