16 July 2024

Makin Banyak Aplikasi Liburan, Salah Satunya Yang Ini

Read Time:1 Minute, 55 Second

WARTABUGAR – Menurut survei yang diadakan oleh Rakuten Insight, pengguna platform travel online di Indonesia mencapai 52% per November 2020. Penggunaan platform travel online ini kebanyakan didominasi aktivitas booking perjalanan dan penginapan, dan sering kali hanya menyoroti suatu destinasi wisata tertentu, serta kurang berfokus pada susunan rencana perjalanan yang komprehensif. Sehingga masih banyak potensi pariwisata lokal di suatu daerah yang belum dioptimalkan.

Lebih lanjut, di dalam studi yang dikeluarkan oleh McKinsey mengenai sektor pariwisata setelah terdampak pandemik, disebutkan juga bahwa cara untuk industri travel bangkit dari krisis pandemi adalah dengan memperhatikan perubahan sikap dan preferensi wisatawan lewat microsegmentasi, salah satunya adalah dengan pengalaman personal dalam traveling.

Perkembangan industri pariwisata selanjutnya pasca pandemi adalah personalisasi. Oleh karena itu, Kemanayo hadir dengan menjawab aspirasi masyarakat saat ini yang menginginkan hal yang lebih personal. Melalui Kemanayo, traveler dapat menemukan itinerary yang sesuai dengan ketertarikan mereka masing-masing dan yang tidak biasa ditemukan.

“Kami ingin memudahkan traveler dalam berlibur dan membantu mereka menghemat waktu pencarian destinasi wisata. Sehingga membuat perjalanan dan kunjungan yang dilakukan ketika berlibur  menjadi lebih berkualitas,” ucap Rizal Azhar, CEO Kemanayo dalam rilisnya yang diterima WARTABUGAR (27/4/2021).

Kemanayo, kata Rizal, berperan sebagai penghubung dan akselerator untuk mensinergikan kontribusi dari berbagai stakeholders di industri pariwisata, menjembatani antara informasi, data dan permintaan pasar; melalui travel contributors yang dapat menjadi sumber informasi bagi destinasi yang belum terekspos di tingkat daerah.

“Siapa saja mulai dari pemandu wisata, komunitas, travel blogger dan jurnalis serta masyarakat luas pada umumnya dapat membuat, menjual dan mendapatkan atau membeli berbagai pilihan itinerary di Kemanayo,” sambung Rizal. Selain itu, pelaku bisnis dan UMKM juga dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memasarkan layanan dan produk mereka kepada traveler melalui rangkaian itinerary yang mereka buat dan pasarkan di Kemanayo.

“Apa yang Kemanayo tawarkan memungkinkan adanya pengalaman yang lebih personal karena setiap rencana perjalanan disusun langsung oleh para travel contributor yang mengenal seluk-beluk suatu destinasi,” tambah Rizal.

Untuk setiap paket itinerary yang telah disusun dan berhasil terjual, travel contributor akan mendapatkan penghasilan dengan pembagian hasil hingga sebesar 50% dari setiap itinerary travel contributor yang terjual.

“Kami percaya bahwa peran masyarakat sebagai travel contributor juga akan membuka peluang bagi destinasi dan usaha lokal agar dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas. Dalam jangka panjang, hal ini dapat memberikan pengaruh sosial dan pertumbuhan ekonomi pada setiap daerah kunjungan wisata,” Rizal menambahkan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
obyek wisata Hong Kong Previous post Hong Kong-Singapura Jalin kerjasama Bidang Pariwisata, Indonesia?
Next post ITC Mall Fasilitasi Vaksinasi COVID-19 Buat Pedagang