WARTABUGAR – Pandemi COVID-19 yang terjadi pada saat ini telah membuat kesehatan menjadi aset yang paling berharga, dan perlindungan kesehatan pun menjadi lebih penting dari sebelumnya. Imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan juga selalu digaungkan guna mencegah penularan Covid-19.

Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar. Kebutuhan masyarakat akan produk-produk higienis pun semakin meningkat, terutama bagi mereka yang harus keluar rumah selama pandemi agar tetap merasa aman dan terlindungi.

Untuk menjawab kebutuhan itu, Godrej Indonesia menghadirkan Saniter, rangkaian produk higienis yang efektif membunuh bakteri dan virus yang mudah didapat dengan harga terjangkau serta telah teruji klinis dan mendapat rekomendasi dari ahli dan dokter.

Kini, Saniter telah berhasil menduduki peringkat #1 di kategori air/surface disinfectant dan peringkat #2 di kategori hand sanitizers, yang membuktikan bahwa Saniter telah diterima dengan baik oleh masyarakat. Peluncuran berbagai varian produk Saniter juga merupakan salah satu upaya Godrej Indonesia untuk memastikan bahwa masyarakat Indonesia selalu aman dan terlindungi dalam beraktivitas atas risiko penularan COVID-19.

Secara umum, untuk meluncurkan brand baru membutuhkan waktu sekitar 12 – 24 bulan, namun dalam situasi mendesak seperti kondisi sekarang, Godrej Indonesia hanya memerlukan waktu kurang dari 30 hari untuk menghadirkan brand inovatif terbaru yaitu Saniter.

Sejak diluncurkannya Saniter pada Maret 2020, Saniter mampu merilis sejumlah varian produk hampir di setiap bulannya, mulai dari surface/ air care, hand care, hingga body care. Terbaru, Saniter mengeluarkan inovasi yaitu Powder to Liquid, sebuah produk revolusioner yang memiliki semua manfaat sabun cuci tangan, dengan cara mencampur bubuk dengan air sehingga menjadi membuat sebotol cairan pencuci tangan.

Ini merupakan yang pertama di Indonesia dan hadir dengan harga yang sangat terjangkau. Saniter Powder to Liquid teruji klinis efektif membunuh 99,9% kuman (termasuk COVID-19), produk ini juga lembut di tangan, ramah lingkungan, dan rendah emisi karbon karena menggunakan sedikit plastik dan kertas sehingga membantu menjaga ekosistem di Indonesia.

Akhil Chandra selaku Presiden Direktur Godrej Indonesia mengatakan, Indonesia merupakan pasar yang penting bagi kami karena Indonesia menyumbang hampir 20% dari pendapatan Godrej secara keseluruhan. Sejak hadir di Indonesia pada tahun 2010, penjualan Godrej telah meningkat 3 kali lipat.

“Melalui multi-local business model, kami menggabungkan sejumlah keuntungan dari perusahaan multinasional dan lokal. Perusahaan multinasional dikenal dengan kualitas produk dan inovasinya, sementara perusahaan lokal dikenal dengan kedekatannya pada masyarakat, Kami menggabungkan keduanya menjadi satu elemen fungsi utama untuk mempercepat inovasi dalam upaya memastikan pengembangan produk secara progresif dengan standar global,” ujar Akhil dalam rilisnya yang diterima WARTABUGAR (23/4/2021).

Untuk semakin mempertegas komitmennya dalam melindungi masyarakat, Godrej Indonesia juga berkolaborasi diantaranya dengan Kereta Commuter Indonesia (KCI), Gojek dan Castrol untuk memastikan keamanan dan kebersihan para pengguna di bawah payung inisiatif #IndonesiaTerlindungi.

PT Pertamina International Shipping (PIS) berhasil masuk ke dalam 10 besar penerima penghargaan wajib pajak di acara Tax Gathering 2021 oleh KPP Minyak dan Gas Bumi pada Selasa, 20 April 2021. Apresiasi tersebut diberikan karena di tahun 2020, PIS tercatat telah melakukan pembayaran angsuran PPh Badan kurang lebih Rp 6 miliar. Previous post Keren, Pertamina International Shipping Masuk 10 Besar Wajib Pajak Terbaik Dari KPP Migas
Next post BI Tak Akan Naikkan Suku Bunga Acuan Hingga Akhir Tahun Ini