Read Time:42 Second

WARTABUGAR – COVID-19 tak cuma menghancurkan perekonomian dan kesehatan suatuy negara, tetapi juga mempengaruhi politik. Salah satunya yang terjadi di Yordania. Dilaporkan Menteri kesehatan Yordania telah mengundurkan diri setelah enam orang meninggal karena kekurangan oksigen di bangsal rumah sakit yang merawat pasien COVID-19.

Kematian dilaporkan Sabtu pagi di fasilitas pemerintah baru di kota Salt, sekitar 14 mil (23 km) barat ibu kota, Amman. Perdana Menteri Bisher al-Khasawneh telah meminta Menteri Kesehatan Nathir Obeidat untuk mundur atas insiden tersebut.

Dalam situs bbc (13/3/2021), kekurangan oksigen, yang berlangsung sekitar satu jam, dilaporkan juga mempengaruhi unit perawatan intensif dan bersalin di fasilitas tersebut, meskipun tidak ada laporan kematian di bangsal tersebut.

Belum jelas mengapa terjadi kekurangan oksigen dan penyelidikan sedang dilakukan, kata Obeidat. Menteri kesehatan sebelumnya mengatakan dia merasakan “tanggung jawab moral” atas apa yang telah terjadi.

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Cina Sasar Indonesia Jadi Rumah Produksi Vaksin COVID-19 Untuk wilayah Asia Tenggara
Hotel Marriott di Yogyakarta Next post Marriott Gandeng Garuda Indonesia Tarik Wisatawan Agar Mau Menginap di Hotelnya