Read Time:1 Minute, 29 Second
Ekspor produk pertanian (Dok: kemendag)
Ekspor produk pertanian (Dok: kemendag)

WARTABUGAR – Untuk memacu produk ekspor pertanian agar kompetitif di pasar internasional, maka mau tak mau diperlukan sinergi antara lembaga. Untuk itu, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengungkapkan, sinergi antara Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian BUMN sangat penting dalam mendorong peningkatan ekspor. Kerjasama semua pihak menjadi kunci utama dalam pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Itu disampaikan oleh Muhammad Lutfi, pada saat melepas ekspor bersama produk pertanian senilai Rp 140 miliar ke 12 negara di Surabaya, Jawa Timur pada Jumat (12/3/2021).

Adapun komoditas yang diekspor terdiri 34 jenis. Komoditas tersebut di antaranya adalah pentol bakso, sarang burung walet, pakan ternak, premik, cicak kering, lipan kering, asam amino hewan LLysine sulfate, pakan ternak, susu pasteurisasi, susu, kelapa bulat, mentega kakao, bubuk kakao, biji kopi, cengkeh, dan serat campuran (sillage) allformilk. Komoditas tersebut akan diekspor ke 12 negara tujuan, yaitu Amerika Serikat, Hongkong, Timor Leste, Jerman, Brunei Darussalam, Thailand, Tiongkok, Vietnam, Korea Selatan, Mesir, Singapura, Bangladesh.

Dalam acara tersebut, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, ikut hadir menyaksikan pelepasan produk tersebut. “Kerja sama ini merupakan permulaan untuk memastikan Indonesia mempunyai eksportir baru sehingga ekonomi terus berkelanjutan di masa yang akan datang,” ujar Lutfi dalam rilisnya.

Lutfi lebih lanjut mengatakan, perdagangan menjadi salah satu yang terpenting dalam menggeliatkan ekonomi. “Dengan jumlah konsumsi Indonesia yang mencapai 59 persen dari produk domestik bruto (PDB) Indonesia, kita harus menjaga konsumsi agar masyarakat dapat menggerakkan industri dan ekspor meningkat,” tandasnya.

Mendag melanjutkan, Jawa Timur merupakan pusat perdagangan barang setengah jadi untuk Indonesia bagian timur. “Oleh sebab itu, Kementerian Perdagangan akan membuat Export Center di Surabaya. Hal ini untuk memastikan komoditas Indonesia dapat melakukan penetrasi ke pasar internasional,” katanya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Please follow and like us:
Pin Share
Showroom virtual hp indonesia Previous post HP Indonesia Buka Showroom Virtual Pertama di Indonesia, Apa Keunggulannya
Next post Cina Sasar Indonesia Jadi Rumah Produksi Vaksin COVID-19 Untuk wilayah Asia Tenggara
RSS
Follow by Email