Read Time:1 Minute, 35 Second

WARTABUGAR Perusahaan pembiayaan bagian dari Akulaku Group, PT Akulaku Finance Indonesia, optimistis terhadap laju pertumbuhan pengguna paylater di Indonesia. Itu diutarakan Presiden Direktur Akulaku Finance Indonesia Efrinal Sinaga.

Ia mengungkapkan terdapat sejumlah faktor pendukung yang dapat melanjutkan tren peningkatan adopsi paylater di era kebiasaan baru. Salah satunya merupakan pergeseran kebiasaan konsumen yang menjadi serba digital akibat pandemi Covid-19.

“Pandemi menjadi salah satu game changer yang mengubah berbagai kebiasaan masyarakat menjadi serba distancing dan digital, contactless, dan cashless. Termasuk dalam hal mengakses layanan keuangan,” ujarnya dalam rilisnya yang diterima WARTABUGAR (9/3/2021).

ini juga didukung oleh berbagai riset. Misalnya, riset Coherent Market Insights memproyeksikan pasar paylater global dapat menyentuh US$33,6 miliar pada 2027 dengan laju pertumbuhan sebesar 21,2% setiap tahun. Sementara pasar paylater negara di Asia Pasifik dapat melaju lebih pesat karena tingginya penetrasi internet dan ponsel pintar yang dinilai dapat membawa perubahan positif pada laju pertumbuhan industri paylater.

Dirinya mengatakan bahwa penggunaan fitur paylater Akulaku semakin diminati bukan hanya karena menjamin kemudahan dalam bertransaksi bagi masyarakat. Namun penggunaan paylater memberikan keleluasaan bagi pengguna layanan dalam mengelola arus kas ketika menghadapi tekanan ekonomi akibat pandemi.

Di samping itu, masih cukup tingginya persentase masyarakat unbanked dan underbanked di Indonesia menjadi peluang bagi penyedia layanan paylater untuk dapat menjangkau masyarakat luas.

Terlebih, hal tersebut juga didukung oleh tingginya penetrasi internet yang telah menjangkau hampir 75% populasi dan program penyediaan infrastruktur telekomunikasi yang menargetkan zero blank spot hingga ke berbagai pelosok.

“Kolaborasi yang solid dengan sejumlah mitra platform ecommerce dan perbankan akan dapat mewujudkan komitmen kami untuk mencapai keuangan inklusif di Indonesia,” ujarnya.

Riset Coherent Market Insights memproyeksikan pasar paylater global dapat menyentuh US$33,6 miliar pada 2027 dengan laju pertumbuhan sebesar 21,2% setiap tahun. Sementara pasar paylater negara di Asia Pasifik dapat melaju lebih pesat karena tingginya penetrasi internet dan ponsel pintar yang dinilai dapat membawa perubahan positif pada laju pertumbuhan industri paylater.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Trakindo Sumbang Alat Antigen Previous post Trakindo Sumbang 9000 Alat Antigen Lewat Gerakan Solidaritas Sejuta Antigen
Kerjasama DHL-Pelindo 1 Next post Pelindo 1 dan DHL Kerjasama Pengembangan Logistik di Kuala Tanjung