Pembangunan infrastruktur tingkatkan daya saing global
Pembangunan infrastruktur tingkatkan daya saing global (Foto:delta-systech.co.id)

WARTABUGAR – Belum lama ini pemerintah menerapkan uang muka (DP) 0% bagi pembeli kendaraan bermotor. Pemerintah juga melakukan pelonggaran rasio pinjaman terhadap nilai hipotek menjadi 100%. Keduanya berlaku Maret hingga Desember 2021.

Pengenaan tersebut dinilai oleh analis keuangan global Morgan Stanley (MS) sebagai angin segar perekonomian nasional. Pelonggaran ini dilakukan seiring dengan adanya penurunan BI dari kisaran prediksi untuk pertumbuhan PDB 2021 dari 4,8% -5,8% menjadi 4,3% -5,3%.

Dalam pernyataan resminya, BI menggarisbawahi bahwa penurunan suku bunga “sejalan dengan upaya untuk mendorong pertumbuhan,” sedangkan pelonggaran kebijakan makroprudensial bertujuan untuk meningkatkan kredit.

“Secara khusus, BI mencatat bahwa penurunan suku bunga bank “masih lambat”, dan berharap bank bisa menurunkan suku bunga pinjaman lebih cepat. Untuk itu, BI mengumumkan akan mulai mempublikasikan perkembangan transmisi policy rate ke suku bunga dasar kredit (banks’ lending rates) guna mempercepat transmisi kebijakan moneter,” kata rilis MS yang diterima WARTABUGAR (22/2/2021).

MS mengharapkan “Goldilocks” terjadi: Lintasan naik (incoming trajectory) yang lebih landai dari prediksi untuk 4Q20 di tengah penerapan social distancing.  “Meski begitu, kami percaya skenario Goldilocks akan terjadi untuk Indonesia – pertumbuhan PDB itu akan melaju di atas tren, inflasi akan naik tetapi tetap terkendali dan kebijakan akan tetap berfungsi sebagaimana mestinya,” pungkasnya.

Line Bank Previous post Bank Mizuho Sepakat Naikkan Investasi di Line Financil, Untuk LINE Bank?
Toshihiro Mibe Next post Honda Motor Tunjuk Toshihito Mibe Sebagai Direksi baru di Aoyama