WARTABUGAR – Kedutaan Besar Hongaria di Jakarta menyambut baik keputusan Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PU) untuk memilih perusahaan Hongaria untuk menerapkan sistem pembayaran elektronik Multi Lane Free Flow (MLFF) di jalan tol Indonesia.

Setelah proses tender, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) pada tanggal 27 Januari 2021 menyerahkan Surat Keputusan
Menteri kepada Roatex Zrt. sebagai pemenang dari proyek skala besar ini.

Kerja sama antara Hongaria dan Indonesia terkait persiapan proyek penting ini telah berlangsung selama hampir empat tahun. Pada tahun 2017, Pemerintah Hongaria menawarkan persiapan prastudi kelayakan (preliminary
feasibility study) terkait dengan proyek MLFF, yang berasal dari keahlian dan best practice di Hongaria namun tetap disesuaikan dengan kebutuhan spesifik di Indonesia.

Prastudi kelayakan ini, didanai oleh Pemerintah Hongaria, diselenggarakan oleh Hungary National Toll Payment Services (NTPS) Plc. dan disampaikan kepada pihak Indonesia pada tahun 2018. Dikarenakan sistem
pembayaran tol elektronik Hongaria yang sangat berfungsi dengan baik ini dirancang tidak hanya oleh
NTPS Plc. saja, namun juga dengan keterlibatan sejumlah perusahaan Hongaria lainnya, pada tahun
2018

Seperti dalam rilisnya yang diterima WARTABUGAR (29/1/2021) Roatex menjadi satu-satunya badan usaha yang paling tepat untuk melaksanakan proyek pembayaran tol internasional yang kompleks ini. Roatex langsung bekerja sama dengan tenaga ahli dari Badan Pengatur Jalan Tol Indonesia (BPJT) dan PU, sehingga pada awal tahun 2019 dokumen prastudi kelayakan dapat diserahkan.

Sebagai hasil, pada bulan Maret 2019, Menteri Basuki Hadimuljono mengundang perusahaan ini untuk menyiapkan studi kelayakan detail dari pelaksanaan proyek sesuai dengan persyaratan  Kerangka Kerja Hak Prakarsa. Biaya persiapan ini ditanggung oleh Roatex, dan setelah beberapa bulan kerja sama yang lebih kuat terbentuk dengan pihak berwenang dan ahli di Indonesia.

pada September 2019, perusahaan ini menyerahkan studi kelayakan terperinci yang seluruhnya dirancang agar sesuai dengan persyaratan dan kondisi spesifik Indonesia. Selanjutnya PU memberikan hak prakarsa kepada Roatex, dan pada saat tender MLFF diumumkan pada Mei 2020, perusahaan turut ikut serta sebagai pemrakarsa dalam proyek tersebut.

Setelah melalui evaluasi teknis dan finansial secara menyeluruh, PU pada tanggal 27 Januari 2021
mengumumkan Roatex sebagai pemenang tender MLFF. Dengan ini, kerja keras bersama selama
bertahun-tahun telah terbayar, dan setelah pihak Hongaria menginvestasikan sumber daya yang cukup
besar dalam masa persiapan, implementasi proyek infrastruktur penting ini akhirnya dapat
dilaksanakan.

Di Hongaria, penerapan sistem MLFF di jalan tol menghasilkan tertatanya jalan tol dengan baik,
peningkatan yang luar biasa dalam pendapatan pemerintah, pengurangan kemacetan lalu lintas yang
signifikan, dan pembentukan sistem yang nyaman dan ramah pengguna (user friendly) yang
menyediakan lingkungan jalan tol yang terstruktur dan transparan, dan sangat mengurangi potensi
penyalahgunaan dalam implementasinya. (AKL)

 

Previous post Singapura Jadi Tempat perawatan Kesehatan Dipersonalisasi Terbaik di Asia Pasifik
Next post F5 Akuisisi Sejumlah Perusahaan Teknologi Untuk Terapkan Aplikasi Adaptif