Read Time:1 Minute, 52 Second
obyek wisata Hong Kong
obyek wisata Hong Kong

WARTABUGAR – Hong Kong Wine & Dine Festival 2020 secara resmi telah ditutup pada 15 Desember 2020.

Ini merupakan pertama kalinya Dewan Pariwisata Hong Kong (HKTB) mengadakan perhelatan akbar megah tersebut dalam bentuk perpaduan online dan offline, untuk memastikan bahwa masyarakat umum dapat berpartisipasi dan menjadi bagian dari acara ini.

Diselenggarakan selama lima minggu berturut-turut (11 November hingga 15 Desember 2020), festival ini telah
menghadirkan pengalaman gastronomi yang lengkap dan menarik. Dengan acara ini, HKTB berharap bisa terus memberikan ingatan akan Hong Kong di hati para pengunjung, terutama mereka yang berasal dari luar Hong Kong.

The Online Masterclasses – sebuah “bumbu” baru dari Hong Kong Wine & Dine Festival tahun ini – yang menjadi pilihan utama selama festival. Sebanyak 34 kelas telah digelar selama tiga akhir pekan, dan berhasil ditonton sebanyak 850,000 kali. Sekitar 30% dari penonton berasal dari berbagai negara tetangga dan juga negara-negara jauh seperti India, Taiwan, Inggris, Prancis, Amerika Serikat dan juga Kanada.

Salah satu kelas yang menjadi favorit adalah demo masak dari “Ah Yat Fried Rice” oleh Chef Eksekutif Adam Wong, pairing class antara bir dan keju yang dipandu oleh Young Master Brewery and Monsieur CHATTÉ; dan ada juga “Art of Blending: Yang mencampurkan Johnnie Walker dengan Kopi, di mana sesi ini dipandu oleh mixologist kelas dunia, Antonio Lai and barista profesional, Timmy Lam.

Selama festival berlangsung, banyak dari online masterclasses yang menawarkan beberapa peralatan yang dapat dibeli seperti perangkat wine tasting dan juga peralatan memasak. Hal ini ditujukan agar para peserta dapat turut berpartisipasi langsung dari rumah selama kelas online bersama pakar wine dan juga koki ternama.

Sebagai contoh, perangkat mencicipi sake habis terjual untuk kelas ” A Date with the ‘Snow Goddess Yukimegami’” yang diselenggarakan oleh Jamie Lo, Pakar Sake yang telah tersetifikasi dari Sake Service Institute of Japan.“Ini merupakan sebuah pengalaman baru untuk memandu acara melalui layar komputer.

Bukan hanya itu, interaksi yang terjadi antara saya dan para penonton pun ternyata sangat seru, yang membuat pengalaman ini menjadi menyenangkan.

“Kami memang memberikan harga yang lebih murah untuk kelas tersebut dan ternyata ini sangat menarik banyak orang untuk berpartisipasi.  Dan yang sangat menggembirakan adalah mengetahui bahwa perangkat untukmencicipi itu ternyata menjadi populer,” ujar Jamie Lo.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
BNP Paribas Previous post Unit Syariah BNP Paribas Berhasil Himpun Dana Kelola US$ 100 Juta
Next post Urban Republic Hadirkan Pre Order Playstation 5