zilingo (Dok: burda.asia)

WARTABUGAR – Menjelang akhir tahun, anak muda Indonesia dapat memanfaatkan waktu yang singkat ini untuk meraup keuntungan #DiRumahAja. Manfaatkan penggunaan teknologi terbaik dan cobalah bisnis rumahan skala kecil dengan biaya minimum.

Pandemi COVID-19 sangat mempengaruhi keadaan sebagian besar UMKM Indonesia seperti yang diungkapkan oleh data Kementerian Koperasi dan UKM. Dalam skenario ini, pemerintah mendorong masyarakat, khususnya para kaum muda untuk berkontribusi sekecil apapun bagi pemulihan perekonomian nasional.

“Kami percaya bahwa anak muda Indonesia memiliki potensi besar untuk berinovasi,” ujar Melina Marpaung, Head of Commercial Zilingo.

Melina membagikan tiga rekomendasi bisnis bermodal kecil yang efektif untuk dijalankan dan dikembangkan bagi siapapun yang ingin mencoba peruntungan bisnis dari rumah mereka:

  1. Jelajahi bisnis makanan sehat yang sedang naik daun. Pandemi COVID-19 telah mengubah pola konsumsi masyarakat Indonesia, terutama terkait asupan nutrisi dan gizi makanan. Menurut survei Deloitte Consumer Insights, konsumen Indonesia semakin sadar tentang cara produksi makanan yang mereka konsumsi dan memprioritaskan pilihan yang lebih sehat dalam keputusan pembelian mereka. Dari survei tersebut responden mencari empat fitur utama dalam memilih produk makanan: tinggi vitamin & mineral, rendah kolesterol, rendah lemak, dan rendah gula. Mulailah bisnis makanan sehat dan lakukan pembelian grosir perlengkapan dan peralatan dapur modern yang memadai.
  1. Telusuri bisnis fesyen yang on-demand. Studi Knowledge E menemukan bahwa di antara konsumen Indonesia nilai emosional merek mendorong minat beli dan faktor inilah yang harus ditelusuri lebih lanjut saat ini oleh pelaku bisnis ketika sentimen terhadap produk dan merek lokal tinggi; terutama untuk produk fesyen lokal, termasuk pakaian dan sepatu. Selain itu, rutinitas ‘bekerja dari rumah’ mendorong konsumen untuk mencari jenis pakaian yang nyaman namun tetap modis serta mendorong meningkatnya permintaan produk pelindung pribadi yang trendi.
  1. Jajal usaha bisnis elektronik yang selalu dibutuhkan. Karena keterbatasan mobilitas yang ada, terjadi lonjakan dalam penggunaan gawai elektronik, baik untuk menghibur konsumen di rumah maupun memenuhi tugas dan kebutuhan sehari-hari yang terus meningkat. Hal ini membuka permintaan dan peluang baru bagi para pelaku bisnis yang ingin mendalami bisnis perangkat elektronik.

Joe Biden-Donald Trump Previous post Bagaimana Dampak Kemenangan Joe Biden Terhadap Perekonomian Global dan Indonesia?
GoScreen Next post Wah, Gojek Rambah Bisnis Luar Ruang