Read Time:2 Minute, 1 Second

OBATDIGITAL – Kekawatiran vaksinasi COVID-19 menyeruak di Korea Selatan. Itu setelah pihak berwenang setempat melaporkan bahwa lima orang telah meninggal setelah mendapat vaksin flu di negeri Ginseng itu dalam seminggu terakhir. Vaksinasi flu belakangan ini gencar melakukan vaksinasi flu mengenai musim dingin mulai tiba. Selain itu juga untuk mencegah potensi komplikasi COVID-19.

Meski begitu pemerintah Seoul mengingatkan agar masyarakat tidak lantas percaya bahwa kematian tersebut berkaitan dengan vaksin flu. Pihaknya, tengah melakukan otopsi terhadap mayat itu. “Itu membuat kami sulit untuk mengeluarkan pernyataan kategoris,” Wakil Menteri Kesehatan Kim Gang-lip mengatakan seperti dilansir Reuters (21/10/2020).

Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun yang meninggal pada hari Jumat (16/10/2020) adalah kematian pertama yang dicatat oleh petugas setelah menerima vaksin itu. Bocah itu meninggal dua hari setelah menerima vaksin flu di Incheon, dekat ibu kota Seoul.

Sedangkan yang terakhir seorang pria lansia yang berumur 70-an, yang menderita penyakit Parkinson dan aritmia. Dia meninggal di Daegu pada hari Rabu (21/10/2020), sehari setelah menerima vaksin flu. Ppadahal pria itu sudah menjadi langganan penerima vaksin flu sejak 2015 dan tanpa mengalami efek samping merugikan.

Sebulan lampau, pemerintah setempat mengumumkan rencana untuk mendapatkan 20% lebih banyak vaksin flu untuk musim dingin daripada tahun sebelumnya untuk menyuntik 30 juta orang dalam upaya untuk mencegah masyarakat terkena flu dan COVID-19.

Vaksin flu Korea Selatan dipasok antara lain dari oleh pembuat obat yang berbeda, termasuk LG Chem Ltd dan Boryung Biopharma Co. Ltd., sebuah unit dari Boryung Pharm Co. Ltd. Menanggapi berita kematian itu, pihak perusahaan tersebut memilih mengikuti saran pemerintah.

Namun, dimulainya program jab gratis untuk sekitar 19 juta orang yang memenuhi syarat ditangguhkan selama tiga minggu setelah ditemukan bahwa ada sekitar 5 juta dosis, yang perlu didinginkan, telah terpapar pada suhu kamar saat diangkut ke fasilitas medis. Agar awet dan bisa digunakan, vaksin harus disimpan dalam suhu di bawah ) derajat Celcius.

Para pejabat mengatakan 8,3 juta orang telah diisuntik vaksin flu gratis sejak dilanjutkan pada 13 Oktober, dengan sekitar 350 kasus reaksi merugikan dilaporkan.

Bahkan sebelum pandemi virus corona, kepercayaan pada vaksin merupakan tantangan yang semakin besar bagi badan kesehatan masyarakat. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut keragu-raguan vaksin sebagai salah satu dari 10 ancaman kesehatan global teratas tahun lalu.

Di Korea Selatan, jajak pendapat awal bulan ini menemukan bahwa 62% dari 2.548 responden di provinsi Gyeonggi, dekat Seoul, tidak bersedia divaksinasi COVID-19, hingga yakin vaksin itu aman.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Please follow and like us:
Pin Share
Bank UOB Indonesia Previous post Hasil Kajian UOB: Perlu Ada Perlu Pengaturan Kerja Yang Fleksibel
Pengembang Shopper Next post Shopper Tampilkan Harga Produk Barang Yang Dijual di Pasar Swalayan. Untuk Apa?
RSS
Follow by Email