Read Time:2 Minute, 24 Second

WARTABUGAR – Menjamurnya startup financial technology (fintech), menjadikan bisnis di industri keuangan semakin kompetitif. Dalam kaitan itu, Bank DBS Indonesia memperkenalkan dua fitur baru: DBS IDEAL dan DBS RAPID,

Menurut keterangan pers tertulis yang diterima WARTABUGAR (19/10/2020), DBS IDEAL dan DBS RAPID mengintegrasikan pemrosesan secara real time terkait pembayaran, piutang, dan pencarian informasi tentang alur kerja bisnis nasabah dan memfasilitasi transaksi bisnis di jaringan (ekosistem) mereka.

Pemenuhan transaksi real time tidak hanya meningkatkan efisiensi untuk nasabah korporasi Bank DBS Indonesia dan penghematan biaya, tetapi juga memberikan pengalaman dan menempatkan nasabah korporasi Bank DBS Indonesia sebagai pemimpin pasar di industrinya.

“Dengan memanfaatkan layanan perbankan korporasi digital DBS IDEAL dan DBS RAPID, nasabah korporasi dapat mengubah alur kerja operasionalnya menjadi digital dengan proses yang mulus dan memungkinkan nasabah untuk menghadapi persaingan industri. Seperti salah satu nasabah korporasi kami, PT Astra Sedaya Finance (ASF), yang menggunakan DBS RAPID sehingga dapat memberikan layanan pembiayaan secara efektif dan memberikan nilai lebih bagi bisnisnya,” ujar Corporate Banking Director, PT Bank DBS Indonesia, Kunardy Lie.

Senada dengan Kunardy, Head of Finance Astra Credit Companies (ACC) – yang merupakan merek dari PT Astra Sedaya Finance, Anastasia Livana mengatakan, seiring dengan era digitalisasi saat ini, ACC pun mulai menjalankan digitalisasi di dalam proses bisnisnya.

“Proses bisnis pembiayaan yang dilakukan ACC dari awal hingga akhir sudah dilakukan secara digital. Oleh karena itu, kami membutuhkan mitra perbankan yang mampu mendengarkan dan memenuhi kebutuhan ACC terkait proses digitalisasi, khususnya untuk proses finance dan perbankan,” tutur Kunardy.

ASF memiliki berbagai saluran pembayaran melalui e-banking. Namun, ada jeda waktu antara waktu transaksi diselesaikan dan tanggal pembayaran diproses. ASF ingin menghilangkan jeda waktu ini dan memberikan pencairan dana pada hari yang sama kepada pelanggannya, khususnya untuk produk pembiayaan multiguna mereka.

Kondisi tersebut kemudian yang menjadikan ASF bermitra dengan Bank DBS Indonesia untuk mengeksplorasi dan mengembangkan solusi yang memberikan kapabilitas real-time untuk mendukung transformasi digital mereka. ASF juga telah meluncurkan aplikasi mobile acc.one yang  menyediakan platform digital satu pintu bagi pelanggan dalam mendapatkan layanan pembiayaan lebih banyak dengan nyaman dan aman.

Ketika nasabah memilih layanan pembiayaan melalui aplikasi acc.one, Bank DBS Indonesia terlebih dahulu melakukan verifikasi rekening bank melalui Application Programming Interface (API) DBS RAPID. Pengajuan layanan pembiayaan hanya akan diizinkan untuk dilanjutkan jika detail rekening bank sudah lengkap dan diverifikasi.

Setelah detail diverifikasi, instruksi pembayaran real time dikirim ke Bank DBS Indonesia melalui DBS RAPID. Pemberitahuan real time atas pembayaran pembiayaan yang berhasil, dikirim melalui DBS RAPID ke Astra Sedaya Finance. Bank DBS Indonesia merupakan bank pertama yang menawarkan penyelesaian instan dengan transaksi online real-time (RTOL) melalui API di Indonesia.

“Kami mulai menerapkan infrastruktur DBS RAPID awal tahun ini dan kami merasa produk ini sesuai dengan yang kami butuhkan. Menurut kami, DBS RAPID lebih dari sekadar infrastruktur digital. Setelah kami jalankan, Bank DBS Indonesia juga selalu siap membantu jika terdapat masalah di back-end kami terkait dengan sistem pembayarannya,” pungkas Anastasia.(sah)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Kerjasama BPJS Kesehatan dengan Telkom Previous post BPJS-Telkom Teken Kerjasama Teknologi Pelayanan Kesehatan
Jual beli mobil bekas Carro Next post Di Ulang Tahun Ke-5, CARRO Luncurkan Fitur Baru Jual Beli Mobil Bekas