Read Time:1 Minute, 36 Second
PAsien COVID-19 di Rumah Sakit
Pasien COVID-19 dirawat di rumah sakit (Istimewa)

WARTABUGAR – Moeldoko menengarai adanya rumah sakit yang langsung meng-covidkan semua orang yang meninggal dunia di rumah sakit, meskipun ia meninggal dunia bukan karena COVID-19.

Dugaan tersebut langsung menuai respon. Indonesia Police Watch (IPW) meminta Badan Reserse dan Kriminalitas (Bareskrim) Polri harus segera membongkar mafia rumah sakit yang memanfaatkan pandemi Covid 19 untuk meraih keuntungan dari kasus tersebut.

“Ind Police Watch (IPW) melihat Bareskrim Polri belum bergerak untuk mengusut dan memburu mafia rumah sakit tersebut. Padahal kasus yang mencovidkan orang tersebut sudah marak dan ramai bermunculan di berbagai media sosial,” ujar Neta S Pane Ketua Presidium Ind Police Watch, seperti dikutip industry.co.id.

Dari pendataan IPW, keuntungan yang diperoleh mafia rumah sakit dalam mencovidkan orang jumlahnya tidak sedikit. Sebab biaya perawatan pasien infeksi virus corona bisa mencapai Rp 290 juta. Jika mafia rumah sakit mencovidkan puluhan atau ratusan orang, bisa dihitung berapa banyak uang negara yang mereka “rampok” di tengah pandemi Covid 19 ini.

Surat Menteri Keuangan Nomor S-275/MK 02/2020 tanggal 6 April 2020 memuat aturan serta besaran biaya perawatan pasien Covid-19. Menurut Pane, apabila seorang pasien dirawat selama 14 hari, asumsinya pemerintah menanggung biaya sebesar Rp105 juta sebagai biaya paling rendah. Sedangkan untuk pasien komplikasi, pemerintah setidaknya harus menanggung biaya Rp231 juta per orang.

Jadi lanjut Pane, banyak kabar viral di medsos yang beredar kabar viral ada masyarakat yang diminta menandatangani bahwa anggota keluarganya kena Covid 19 dan diberi sejumlah uang oleh pihak rumah sakit,

Padahal sesungguhnya keluarga terkena penyakit lain. Selain itu ada orang diperkirakan Covid 19 terus meninggal, padahal hasil tes belum keluar. Setelah hasilnya keluar, ternyata negatif.

Bagaimana pun kejahatan baru di dunia medis ini patut dicermati.  Kejahatan yang melibatkan oknum oknum rumah sakit ini adalah sebuah korupsi baru terhadap anggaran negara.

“ Bareskrim Polri, kejaksaan, dan KPK perlu bekerja cepat menangkap para mafia rumah sakit dan segera menyeretnya ke Pengadilan Tipikor, “ pungkas Pane.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Bukalapak Luncurkan BukaGlobal Previous post Bukalapak Luncurkan Anak Usaha Baru di Bidang Reksadana
Next post Menhub Kagumi TOD Stasiun Cisauk, Apa Daya Tariknya?