Read Time:1 Minute, 35 Second
Dialog Siber Australia-Indonesia (Foto: BSSN)

WARTABUGAR – Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Hinsa Siburian menjadi Head of Delegation Republik Indonesia (RI) pada kegiatan 3 rd RI-Australia Cyber Policy Dialogue yang diadakan secara online pada 2 September 2020.

3 rd RI- Australia Cyber Policy Dialogue adalah pertemuan antara Indonesia dan Australia yang merupakan tindak lanjut kesepakatan Presiden Republik Indonesia dan Perdana Menteri Australia pada tahun 2017 dan dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

Ini merupakan pertemuan ketiga, setelah pertemuan pertama digelar pada 4 Mei 2017 di Australia, disusul pertemuan kedua dilaksanakan pada tanggal 3 Agustus 2018 di Jakarta.

Dalam pertamuan ketiga itu, delegasi Indonesia diwakili perwakilan BSSN, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan RI, Kementerian Pertahanan, Polri, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Sementara itu Delegasi Australia dipimpin oleh Ambassador for Cyber Affairs H.E. Tobias Feakin dan diikuti oleh anggota.

Dalam dialog tersebut, seperti keterangan tertulis yang diterima Warta Bugar (2/9/2020), membahas topik peraturan terkait keamanan siber di Indonesia, perkembangan tentang ancaman siber terkini seperti Advanced Persistent Threat (APT), ransomware, botnet, penegakan hukum pada kejahatan siber, serta tindak lanjut kerjasama siber antara Indonesia dan Australia.

Hinsa Siburian mengatakan bahwa terkait Memorandum of Understanding (MoU) on Cyber Cooperation antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Australia telah berakhir pada 31 Agustus 2020, dan melihat pelaksanaan MoU selama 2 tahun yang telah berjalan dengan sukses, serta melihat potensi kerjasama yang saling menguntungkan dengan tetap menjunjung tinggi kedaulatan negara masing-masing.

Maka Indonesia mendukung untuk memperbarui MoU on Cyber Cooperation antar Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia untuk periode 2 tahun yang akan datang.

“Saya berharap kedepannya kerjasama Indonesia dan Australia dapat semakin baik dan optimal khususnya dalam penyelenggaraan konsultasi dan kolaborasi penanganan insiden siber pada Infrastruktur Kritis Nasional, kerjasama long term antar universitas di Indonesia dengan Australia pada bidang studi cyber security, serta saling mendorong pertumbuhan sektor ekonomi digital di masing-masing negara,” ujar Hinsa (akl).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Facebook Previous post Ini Gebrakan Baru Facebook Dukung UKM di Dunia Online
Entrasol bagi susu buat lansia Next post Entrasol Bagi-bagi Susu Buat Lansia