WARTABUGAR – CB Insights menobatkan Halodoc sebagai salah satu startup yang masuk dalam daftar Digital Health 150 yang menampilkan 150 perusahaan kesehatan digital paling menjanjikan di seluruh dunia.

Ini merupakan kali kedua secara berturut-turut di mana Halodoc masuk dalam kategori Virtual Care Delivery dalam ajang ini.

Pada Digital Health 150 tahun ini, tercatat perusahaan-perusahaan rintisan yang menghadirkan terobosan untuk layanan kesehatan tradisional di 12 kategori, mulai dari Virtual Care Delivery dan Clinical Trials, hingga Drug Discovery dan Specialty Care. Adapun perusahaan-perusahaan startup ini antara lain berasal dari Kanada, Tiongkok, Israel, Perancis, Inggris, dan Amerika Serikat.  

Dalam rilisnya (26/8/2020), Anand Sanwal, CEO CB Insights mengatakan bahwa Digital Health 150 tahun ini merupakan edisi dengan cakupan global paling luas yang diadakan.

Ini melingkupi berbagai perusahaan swasta di bidang kesehatan terbaik dari 18 negara.

“Selain keberagaman lokasi, perusahaan-perusahaan ini juga melahirkan inovasi di seluruh value chain layanan kesehatan, mulai dari teknologi yang bermanfaat bagi perusahaan farmasi dan bioteknologi, hingga payers, rumah sakit, asuransi, dan banyak lainnya,” kata Anand.

Pemenang Digital Health 150 tahun lalu mendapat pengakuan dan berhasil mendapatkan total pendanaan hingga mencapai hampir USD 5 miliar. “Kami tentu tak sabar ingin melihat pencapaian yang mungkin akan diraih oleh para pemenang di tahun ini,” ujar Anand.

Sementara itu, Jonathan Sudharta, CEO dan Co-founder Halodoc mengutarakan bahwa merupakan sebuah kehormatan bagi Halodoc dapat kembali masuk ke daftar Digital Health 150 dari CB Insights.

“Pengakuan ini tentu menjadi motivasi bagi kami sebagai perusahaan rintisan karya anak bangsa untuk terus berinovasi dalam memberikan kenyamanan akses kesehatan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia,” ucap Jonathan.

“Melalui pencapaian ini, kami berharap dapat menjadi inspirasi bagi ekosistem perusahaan rintisan lokal dalam meningkatkan daya saing dan membuktikan bahwa Indonesia mampu berada di level yang sama dengan perusahaan global.”

Koinworks Dapat Dana Dari Belanda Previous post Koinworks Luncurkan Koinbond, Apa Daya Tariknya?
Direktur Pengawasan, Pemeriksaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Bayu Wahyudi Next post Pemda Sambut Positif Dashboard JKN