Artis Hollywood Queen Latifah (Foto: Istimewa)

WARTABUGAR – Queen Latifah punya sejarah dengan penyakit skleroderma, sejenis penyakit paru-paru yang terkait dengan skeloris. Ibunya meninggal dunia karena penyakit ini dua tahun lalu. Maka, rapper dan penyakit Amerika Serikat ingin mengingatkan hal itu lagi kepada masyarakat.

Kini bintang Hollywood ini diminta oelh perusahaan farmasi Bohringer Ingelheim untuk menjadi duta skleroderma. Di situ Latifah menampilkan video perjuangannya merawat ibunya sebelum meninggal. Video yang ditampilkan produser kondang itu bertajuk “More than Scleroderma”.

Sepupunya, Kristina, yang menjadi pengasuh ibu Latifah, Rita, juga berbicara tentang “Tim Rita” dan pentingnya tim yang peduli dan dukungan.

Dalam video tersebut, Latifah mengatakan bahwa dia terlibat dalam kampanye untuk meningkatkan kesadaran tentang skleroderma dan memberi tahu pasien serta perawat bahwa mereka tidak sendiri.

“Ada informasi di luar sana yang bisa Anda peroleh yang semoga dapat membuat perjalanan Anda menjadi sedikit kurang menantang,” katanya seperti dilansir Fierce Pharma (14/8/2020). Di situ ia melihat ibunya, seorang guru, selalu melakukan “apa pun yang dapat dia lakukan untuk membantu orang lain agar lebih mudah perjalanan.”

Scleroderma adalah penyakit langka yang menyebabkan jaringan di seluruh tubuh menebal dan bekas luka. Salah satu bentuk paling umum dari penyakit yang menyerang paru-paru adalah penyakit paru-paru interstitial (ILD), yang menyebabkan jaringan paru-paru menebal dan menjadi kaku.

Boehringer mengulurkan tangan untuk mendengarkan ceritanya. “(Kami) segera menyadari betapa luar biasanya dia menjadi juru bicara yang dapat berhubungan dengan pasien dan keluarga mereka,” ujar Al Masucci, Vice President, divisi ILD Boehringer.

Latifah juga akan membagikan kisah keluarganya di saluran media sosialnya, termasuk jaringan sosial Boehringer di AS. Kampanye payung “Lebih dari Scleroderma” dimulai pada tahun 2017 dengan fokus pada cerita pasien, pengasuh, dan sumber daya.

“Sangat menggembirakan melihat pasien dan orang yang mereka cintai merasa diberdayakan untuk berbagi cerita mereka,” kata Masucci.

“Dengan Queen Latifah, dampaknya jauh lebih besar, dan kami berharap dapat menjangkau orang-orang di seluruh negeri dengan pesan bahwa ada informasi dan sumber daya di luar sana yang dapat membantu.”

Kampanye Boringer lewat Queen Latifah adalah untuk mempromosikan bat fibrosis paru Boehringer, Ofev, yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) untuk mengobati berbagai ILD kronis.

Sebelum dengan Latifah, Bohringer juga pernah menggandeng mantan bintang New York Yankees Bernie Williams dalam kampanye “Breathless” tanpa merek untuk meningkatkan kesadaran akan skleroderma.

Zenius Edcuation buka akses video pembelajaran Previous post Sambut HUT RI, Zenius Beri Bantuan Buat Guru dan Murid Gelar PJJ
Halodoc dapat pendanaan baru Next post Sambut HUT RI Ke-75, HaloDoc Beri Konsultasi Gratis