Read Time:1 Minute, 13 Second
Pintek dan Ikatan Guru Indonesia doreronasi ke guru h

WARTABUGAR – Pintek, perusahaan financial technology untuk pendidikan, berkolaborasi dengan Quipper, perusahaan teknologi pendidikan, melakukan kegiatan dengan mengajak guru untuk bergabung dalam kegiatan online workshop.

Tujuannya, mempersiapkan pengembangan proses pembelajaran yang adaptif dan inovatif guna mendorong motivasi peserta didik tentunya dalam proses pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Acara ini bertujuan untuk memaksimalkan peran guru sebagai pengajar dalam mendorong pengembangan potensi peserta didik melalui topik yang efektif dari sisi psikologi hingga pengenalan inisiatif program dari Quipper maupun Pintek.

Yasser M. Syaiful, Head of Commercial Pintek mengatakan bahwa sebagai perusahaan yang bergerak dalam pendanaan untuk pendidikan, kami sangat mengapresiasi peran guru sebagai garda depan dunia pendidikan yang dapat mencetak generasi bangsa yang kompeten.

“Kolaborasi bersama Quipper kami harapkan dapat menjadi tempat untuk berbagi pengalaman dan saling memotivasi antara guru yang hadir pada acara ini,” ujarnya dalam rilisnya (4/8/2020).

Menurut Nadiem Makarim, selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bahwa guru merupakan agen teladan obor perubahan. Hal ini terlihat pada pada salah satu kebijakan Merdeka Belajar yaitu program Guru Penggerak.

Melalui program ini, Kemendikbud berkomitmen memajukan ekosistem pendidikan di Indonesia lebih baik dengan melahirkan agen-agen perubahan yang berpusat kepada peserta didik.

Sementara itu, Ivonny Sualdani, Manager Quipper Campus mengatakan, tantangan yang dihadapi oleh sekolah, guru dan siswa saat ini sangat besar, terutama untuk memastikan agar sistem pembelajaran online dapat berjalan secara efektif.

“Dalam hal ini, tidak hanya kualitas dari konten pembelajaran, namun sistem penyampaian materi dan komunikasi antara guru dan siswa juga memegang peranan sangat penting,” pungkas Ivonny.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Penasehat Ekonomi PM Jepang Usulkan Harga Obat Turun Previous post Sektor-sektor Ini Yang Tumbuh di Saat Pandemi COVID-19
Next post India Tertarik Tanam Modal Farmasi di Jawa Tengah, Kenapa?