24 Juli 2021

Warta Bugar

Informasi Segar dan Sehat Sekitar Kita

Polisi Gagalkan Rencana Kelompok Anarko Lakukan Penjarahan 18 April Nanti

Rencana Kelompok Anarko untuk membuat kerusuhan pada 18 April nanti tersebut berhasil digagalkan oleh pihak kepolisian. Lima tersangka dibekuk.

Bekasi, Warta Bugar – Pembatasan sosial yang diterapkan dikawatirkan akan membawa risiko keamanan bagi warga, terutama warga yang tinggal di Pulau Jawa. Ini terlihat dari rencana Kelompok Anarko terendus oleh polisi.

Kelompok ini dikenal sebagai kelompok yang dituding membuat kerusakan pasca hasil Pemilihan Presiden 2019 lalu.

Menurut Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Inspektur Jendral Nana Sudjana, rencana tersebut berhasil digagalkan oleh pihak kepolisian, setelah beberapa anggota kelompok itu berhasil dibekuk.

Mereka yang berhasil dibekuk adalah lima orang yang melakukan aksi vandalisme di tengah pandemi corona. Mereka menuliskan ajakan-ajakan bernada provokatif akibat ketidakpuasan terhadap pemerintah.

Kelima tersangka itu yakni MRR alias Bunga (21), AAM alias Aflah (18), RIAP alias Rio (18), RJ alias Riski (19), dan MRH.

“Mereka akan melakukan aksi vandalisme secara bersama-sama, di beberapa kota besar di Pulau Jawa,” kata Irjen Nana, dalam konferensi pers secara daring Sabtu lalu (11/4/2020).

Lebih lanjut Nana bilang bahwa situasi pembatasan sosial yang dilakukan sejumlah daerah ini dimanfaatkan mereka untuk mengajak masyarakat untuk membakar, kemudian juga menjarah.

“Tentunya sangat membahayakan dan ya kita nanti malam ini mensyukuri bahwa kelompok ini bisa diungkap,” ujar Nana.

Atas penangkapan itu, Anggota Komisi III DPR, Habiburokhman meminta kepada aparat kepolisian juga membina anggota kelompok Anarko. “Jadi selain ditangkap kalau melanggar hukum juga mesti dibina,” kata Habiburokhman.