12 July 2024

Untuk Hadapi COVID-19, ACT Bentuk ACT Corona Crisis Center

Read Time:2 Minute, 12 Second

Bekasi, Warta Bugar – Sampai Rabu pagi (18/3/2020) sebanyak 172 kasus Virus Corona terdeteksi di Indonesia. Dari jumlah itu, 8 orang di antaranya pulih dan 7 orang meninggal dunia.

Dengan kondisi yang ada, Aksi Cepat Tanggap (ACT) sebagai lembaga kemanusiaan menanggapi hal ini dengan program mitigasi dan distribusi bantuan serta menyiapkan Corona Crisis Center untuk beberapa waktu ke depan.

“Alhamdulillah, kami hari ini meluncurkan ACT Corona Crisis Center. Ada poin penting yang perlu kita perhatikan, yaitu poin spiritual. Sedekah adalah salah satu anjuran yang telah ditetapkan sebagai cara menolak bala,” kata Ibnu Khajar selaku Presiden ACT.

ACT pun akan memberikan bantuan-bantuan pangan, yaitu melalui Humanity Food Truck, Humanity Rice Truck, dan armada pangan lainnya

Ahyudin, Ketua Dewan Pembina ACT mengatakan bahwa ACT akan  mengambil peran dalam bencana nasional ini. Apa yang kita rasakan saat ini adalah sebuah musibah global dan musibah nasional yaitu bencana  Covid-19.

Dengan semangat optimis, ACT bisa menghadapinya bersama-sama dengan negara. ACT akan akan menunjukkan prinsip dan spirit yang sama seperti ketika menghadapi bencana alam, meskipun bencana yang satu ini tentu akan lebih kompleks penanganannya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan semangat gotong-royong sebagai nilai utama kita sebagai sebuah bangsa,” ungkapnya.

ACT akan mengambil peran berupa program edukasi dan aksi nyata. Pertama, terus menggerakkan ratusan ribu relawan medis untuk memberikan edukasi terkait virus corona ke seluruh elemen bangsa seluas-luasnya.

ACT memberikan tindakan preventif yaitu melakukan roadshow di berbagai daerah untuk pelayanan dan penyuluhan kesehatan.

Kedua, ACT mengajak masyarakat untuk terus mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Ketiga, ACT mengimbau untuk memperbanyak bersedekah sebagai cara untuk menolak bala.

Keempat, untuk mengantisipasi krisis ekonomi, khususnya untuk masyarakat bawah, ACT berencana untuk menurunkan logistik berupa bantuan pangan.

ACT akan menyiapkan 1.000 ton logistik pangan dan membagikannya ke berbagai daerah yang terdampak. Bantuan ini hadir dari program Lumbung Pangan Wakaf, Lumbung Beras Wakaf, dan Lumbung Air Wakaf yang dimiliki ACT.

“Amanah para dermawan akan kami sampaikan melalui program-program terbaik kami. Selain bantuan, kami mengimbau mari bersama menghadang bencana melalui doa,” sambung Ahyudin.

Dr. Riedha Muhammad Bambang sebagai Koordinator ACT Corona Crisis Center juga menambahkan imbauannya untuk masyarakat luas.

“Kita perlu waspada, tetapi jangan panik. Ketahui gejalanya, ketahui cara penyebarannya, dan ketahui cara pengobatannya.

Dalam beberapa waktu ini, jangan berpergian ke tempat umum, berliburan, dan selalu perhatikan etika batuk dan bersin, mandi setelah beraktivitas, dan sebagainya.

Sementara itu Kepala Cabang ACT DIY, Bagus Suryanto mengungkapkan, aksi-aksi kemanusiaan juga akan digalakkan khususnya wilayah Yogyakarta.

“Bersama para relawan, ACT akan membentuk Corona Crisis Center dengan men set up kantor ACT menjadi poskonya yang di iringi dengan pendistribusian paket pangan untuk keluarga prasejahtera,” ungkapnya.  (akl)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Pemeriksaan ibu hamil Previous post Ini Seruan POGI JAYA Pencegahan COVID-19 Pada Ibu dan Anak-anak
KEmenkes-Good Doctor Luncurkan SehatPedia 2.0 Next post Good Doctor-Dinkes DKI Bentuk Team-9 Untuk Cegah COVID-19