24 Juli 2021

Warta Bugar

Informasi Segar dan Sehat Sekitar Kita

Presiden Bagikan 3.218 Sertifikat Tanah Penduduk DIY

Presiden Bagikan 3.218 Sertifikat Tanah Penduduk DIY yang berkumpul di Taman Budaya Kulon Progo. Prosesnya mudah dan cepat.

Bekasi, Warta Bugar – Sorak-sorai masyarakat menggema di Taman Budaya Kulon Progo pagi hari. Mereka datang dari 4 Kabupaten dan 1 Kotamadya di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mereka berduyun-duyun datang untuk menjemput tanda bukti hak atas tanahnya yang diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo kepada 3.218 masyarakat, Kulon Progo, Jumat (31/1/2020).
.
“Diangkat sertifikatnya mau saya hitung,” ucap Presiden yang kemudian serentak diikuti oleh masyarakat dengan mengangkat sertifikat tanahnya tinggi-tinggi. Orang tua, muda, bahkan anak-anak pun turut mengangkat sertipikat tanah.
.
Tak terkecuali tiga orang perempuan lansia yang bernama Senen (79 tahun), Wagiyah (80 tahun) dan Maria Goreti Ngatiyem (64 tahun). Mereka adalah warga Desa Banjararum Gunungkidul.

Meskipun sudah tua tak menyurutkan semangat mereka untuk datang berangkat pagi-pagi dari Gunungkidul menjemput kepastian hukum hak atas tanahnya yang sudah lama mereka nanti-nantikan di Kulon Progo.
.
Senen mengaku tanahnya adalah tanah warisan orang tuanya yang sejak ia lahir belum memiliki sertipikat tanda bukti hak atas tanah.
.
Tiga bersaudara ini mengaku sudah sejak lama ingin memiliki sertifikat tanah namun ia tidak tahu bagaimana cara membuatnya.

Sebagai seorang petani yang sehari-hari pergi ke sawah mereka tidak memiliki waktu untuk mengurus sertipikat tanahnya.
.
Untuk itu dengan adanya program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap yang digulirkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mereka menyambut baik dan sangat bersyukur karena tidak perlu repot mengurus sertipikatnya.

“Petugas aktif, meminta kelengkapan data dan mengukur tanah kami, dan prosesnya cepat jika ada kelengkapan data yang kurang petugas dengan aktif memintanya kepada kami,” ungkap tiga wanita lansia ini.
.
Hal senada juga disampaikan Sugiyanto, warga Sumber Mulyo, Bambanglipuro, Bantul. Ia mengatakan proses sertipikasi tanahnya mudah dan cepat.

“Terhitung prosesnya 3 bulan dari proses pertama kali pendaftaran tanah, dan Alhamdulillah hari ini saya sudah terima sertipikat tanah, dan diserahkan Presiden lagi,” imbuhnya dengan semangat.