Read Time:1 Minute, 22 Second

Bekasi, Warta Bugar – Peneliti Universitas Trento, – bersama peneliti lain dari berbagai lembaga riset di Italia – sukses mengembangkan sel-sel otak di laboratorium. Sel-sel otak itu dikembangkan untuk pengobatan penyakit tumor otak yang sering menyerang anak-anak.

Tumor otak adalah penyebab kematian pertama karena kanker pada anak-anak. Adapun jenisnya adalah medulloblastoma, yang termasuk kanker otak yang paling umum pada anak-anak yang mempengaruhi sistem saraf pusat.

Tingkat kelangsungan hidup pada lima tahun dari diagnosis medulloblastoma adalah sekitar 70%. Untuk itu, diperlukan pendekatan multidisiplin dan terintegrasi.

Seperti dilansir situs Scitech Daily (29/1), para periset bisa menciptakan ratusan organoid otak. Organoid digunakan untuk membuat model tumor in vitro. Hasilnya dapat dimanfaatkan untuk menciptakan obat baru tumor otak.

“Membuat organoid tumor otak sangat sulit dan membutuhkan kemampuan ilmiah khusus yang dikelola dan dikembangkan oleh departemen Cibio di laboratorium penelitiannya” kata Luca Tiberi, kordinator tim riset.

Organoid, dihasilkan dari sel-sel kulit atau darah, berbentuk seperti bola tidak teratur seukuran kacang kecil, ditanam oleh periset Universitas Trento. Kemudian diperiksa dan ditandai oleh peneliti Universitas Roma.

Mereka dapat menunjukkan tanda-tanda penyakit dan menyediakan model tumor yang mempengaruhi pasien muda – tambahnya. Karya ini menunjukkan betapa pentingnya berkolaborasi untuk universitas dan lembaga penelitian untuk memulai proyek inovatif. “

“Kami juga telah menumbuhkan organoid dari sel-sel donor yang sehat dan ini memberi kami kesempatan untuk memahami beberapa mekanisme genetik yang bertanggung jawab atas onset dan perkembangan tumor otak,” imbuh Tiberi.

Hasilnya, mereka menemukan dua protein (Otx2 dan c-Myc) dan menyelidiki kemanjuran sejumlah opsi terapi seperti obat tazemetostat.

Dengan riset ini, peneliti tak perlu menggunakan hewan coba untuk menguji efektivitas suatu obat sebelum diberikan kepada pasien. (akl)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Warga Cina memakai masker Previous post Ini Dampak Ekonomi Dari Ganasnya Virus Corona
Riska (kaos merah) dan staf BPJS Kesehatan Next post BPJS Kesehatan Tegaskan Semua Peserta Dapat Pelayanan