16 July 2024

BPS, Senyawa Baru Kemasan Plastik, Bisa Merusak Jantung

Read Time:1 Minute, 5 Second

Bisphenol-A (BPA) sudah dilarang pemakaiannya sebagai plastik bahan kemasan makanan dan minuman. Penggantinya adalah bisphenol-S (BPS). Namun senyawa kini dipersoalkan kemanannya. Dalam studi terbaru yang dilakukan ilmuwan Universitas Guelph, Kanada, BPS bisa merusak jantung.

“Kami berharap untuk menemukan efek yang sama dari BPS,” kata profesor Glen Pyle, yang melakukan penelitian dengan mantan mahasiswa master Melissa Ferguson, seperti dikutip situs Science Daily (9/1). “Bahan kimia pengganti ini tampaknya lebih kuat.”

Dalam ujicoba pada tikus yang diberi BPA dan BPS dalam jumlah yang meniru tingkat tipikal manusia, fungsi jantung mereka memburuk, terutama pada wanita, dalam beberapa menit setelah paparan. paparan BPS membuat konstraksi jantung jadi lebih lambat.

“Temuan ini memprihatinkan, karena reseptor endokrin dan jalur metabolisme serupa pada tikus dan manusia,” kata Pyle.

“Studi ini menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan BPS sebagai pengganti BPA.”

Ini sangat mengkhawatirkan bagi orang dengan penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, diabetes atau obesitas, karena efek BPS dapat meningkatkan kemungkinan serangan jantung atau membuat serangan jantung lebih parah, tambahnya.

Meskipun tubuh menghilangkan bisphenol dengan cepat, penggunaannya di mana-mana dalam begitu banyak barang konsumen berarti bahwa zat itu tetap ada.

Pyle mendukung pelarangan bahan kimia BPS dari produk konsumen seperti kemasan makanan dan minuman, mainan dan kwitansi kertas termal.

Dia juga menyarankan konsumen mengurangi penggunaan plastik, termasuk plastik sekali pakai. (akl)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Jetstar dianggap sebagai maskapai LCC paling tepat waktu Previous post Jetstar Diklaim Sebagai Maskapai LCC Paling Tepat Waktu
Muhammad jadi Plt Ketua DKPP Next post Harjono Jadi Dewan Pengawas KPK, DKPP Tunjuk Muhammad Jadi Plt Ketua DKPP