24 Juli 2021

Warta Bugar

Informasi Segar dan Sehat Sekitar Kita

Ini 9 Wirausaha Asia Penerima Dana dari DBS Foundation

DBS Foundation melimpahkan dana US$1,3 juta kepada 9 wirausaha sosial sebagai bagian dari “DBS Foundation Social Enterprise Grant Programme 2019.

DBS Foundation mengumumkan telah melimpahkan dana senilai 1,3 juta dolar Singapura kepada sembilan wirausaha sosial sebagai bagian dari “DBS Foundation Social Enterprise Grant Programme 2019” (Program Hibah Wirausaha Sosial DBS Foundation 2019).

Dana itu diberikan sebagai dukungan kepada wirausaha sosial, yang tahun ini berasal dari Singapura, Cina, Hongkong, India, Indonesia, dan Taiwan, untuk melebarkan inovasi sosial di berbagai sektor, seperti, kesehatan, gizi, kesempatan kerja, peningkatan pendapatan, pendidikan, energi, perlindungan lingkungan dan pengelolaan limbah.

Menurut keterangan persnya (28/11/2019), kesembilan wirausaha sosial itu dipilih dari 600 pendaftar.

Mereka terpilih berdasarkan atas kriteria ketat, termasuk kemampuan mengatasi masalah sosial, inovasi, serta keberlangsungan dan skalabilitas dari model bisnis mereka. Mereka juga diwajibkan menjelaskan cara dalam meraih capaian penting dalam bisnis dan dampak sosial.

Dari sembilan penerima hibah 2019, tiga di antaranya sebagai berikut:

  • Agape, Connecting People (Agape) adalah perusahaan penyedia pusat layanan kontak pelanggan berbasis modal ventura dengan misi sosial memberdayakan kalangan kurang beruntung dan terpinggirkan, seperti, narapidana, mantan narapidana, janda, dan penyandang disabilitas, dengan pekerjaan dan peluang penghasilan.
  • NamZ adalah perusahaan yang bergerak dalam ilmu pangan. Dengan teknologi produksi eksklusif milik perusahan, NamZ menciptakan produk mi instan terjangkau, rendah lemak, kaya protein rendah lemak dan serat. Kandungan lemak mi instan itu 300% di bawah produk mi instan yang banyak beredar di pasaran.
  • reach52 (sebelumnya Allied World Healthcare) didirikan untuk memberikan layanan kesehatan dasar dalam masyarakat tidak terlayani dan memperkuat sistem kesehatan lokal. Mereka melatih dan memberdayakan anggota komunitas untuk menggunakan aplikasi offline pertama, yang menghubungkan mereka dan komunitas lokal dengan dukungan sarana dari pemerintah bersama layanan dari swasta, yang terjangkau.

Karen Ngui, Anggota Dewan DBS Foundation dan Head of Group Strategic Marketing Communications Grup Bank DBS, mengatakan, DBS Foundation dibentuk lima tahun lalu dan sejak itu, telah menyaksikan kesadaran pelaku usaha yang semakin berkembang dengan pesat.

Sedangkan jumlah pendaftar merupakan rekor jumlah pendaftaran program hibah ini tahun ini. Ini adalah bukti nyata bahwa semakin banyak orang, terutama generasi milenial, bersemangat menciptakan solusi inovatif untuk mengatasi berbagai masalah sosial dan lingkungan mendesak.

Mulai dari memberdayakan mereka yang kurang beruntung dan terpinggirkan hingga membuat makanan bergizi, yang bermanfaat bagi lingkungan dan petani kecil.

“Kami senang dapat mendukung mereka, yang sangat mengilhami ini, karena mereka berupaya membangun masa depan lebih baik untuk semua,” kata Karen Ngui. (sah)