21 July 2024

Mengapa Es Licin? Periset Menjawab Lewat Garpu Tala

Read Time:1 Minute, 3 Second

Jika kita memegang es batu, tentu akan sulit memegangnya dalam jangka lama. Di samping terlalu dingin, es juga terlalu licin untuk digenggam. Tapi sejauh ini kita tidak tahu mengapa es bisa begitu.

Menurut pengamatan para ilmuan, sifat es yang “licin” umumnya dikaitkan dengan pembentukan lapisan tipis air mencair yang dihasilkan oleh gesekan. Misalnya orang bermain ski es. Sifat-sifat lapisan air yang tipis ini tidak pernah diukur ketebalannya, sehingga tetap menjadi misteri sampai kini.

Untuk mengatasi paradoks ini, para peneliti gabungan dari Laboratoire de physique de l’ENS (CNRS / ENS-PSL / Sorbonne Université / Université de Paris), bekerja sama dengan tim dari Laboratoire d’hydrodynamique (LadHyX, CNRS / École polytechnique), mengembangkan perangkat yang dilengkapi dengan garpu tala – mirip dengan yang digunakan dalam musik.

Peralatan itu, seperti dilansir situs sciencedaily.com (5/11/2019), dapat “mendengar” kekuatan yang sedang bekerja selama es meluncur dengan presisi luar biasa. Meskipun ukurannya beberapa sentimeter, intrumen tersebut cukup sensitif untuk menyelidiki es dan menganalisis sifat gesekan pada skala nanometrik.

Hasil ini menunjukkan bahwa perombakan menyeluruh diperlukan dari deskripsi teoritis yang telah diusulkan untuk menggambarkan gesekan pada es. 

Ini akan membantu lebih memahami fenomena luncuran es, dalam olahraga musim dingin misalnya, dan juga akan membantu mengusulkan solusi inovatif untuk meningkatkan gesekan agar tidak tergelincir saag berselancar di es. (hkw)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
DBS-Greenhouse gelar seminar UKM Previous post DBS Indonesia-Greenhouse Berbagi Wawasan Usaha
Gas Rumah Kaca Next post CO2 Bisa Dihilangkan di Udara Dengan Cara Ini