21 July 2024

Pengguna KoinWorks Tumbuh 40% Di Kuartal Akhir Ini

Read Time:2 Minute, 20 Second

Memasuki kuartal terakhir di tahun 2019, KoinWorks mencatat pertumbuhan baru dari berbagai aspek yang meningkat hingga kuartal 3 (tiga) di tahun ini.

Menurut keterangan persnya (19/10/2019), KoinWorks telah dipercaya oleh lebih dari 370.000 lebih pengguna yang bertindak sebagai peminjam dan pendana untuk memenuhi kebutuhan.

Kepercayaan tersebut yang akhirnya menguatkan KoinWorks sebagai salah satu pemain besar peer-to-peer lending di Indonesia diikuti dengan peningkatan signifikan yang terjadi menjelang penghujung kuartal akhir 2019.

Jonathan Bryan selaku Chief Marketing Officer mengatakan, pertumbuhan dari segi pengguna menunjukkan peningkatan sebesar 40% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

Hingga penghujung kuartal tiga 2019, kami telah melayani masyarakat Indonesia yang tersebar mulai dari Sabang hingga Merauke dengan berbagai macam kebutuhannya.

Kenaikan angka pengguna tersebut mengidentifikasikan bahwa masyarakat Indonesia kian memiliki finansial literasi yang baik setiap harinya.

Pertumbuhan juga terjadi di bisnis UKM digital yang telah mendapatkan permodalan untuk memperbesar usahanya sebesar 50% hingga 60%.

“Setiap pertumbuhan yang terjadi ini semakin memacu kami dalam memberikan akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan ke banyak UKM digital, pelajar, dan seluruh masyarakat Indonesia,” kata Bryan.

Adapun pada kuartal 3 (tiga) di tahun ini, KoinWorks telah terhubung dengan 130.000 peminjam dengan rata-rata penyaluran setiap bulannya mencapai Rp200 hingga Rp230 miliar yang disalurkan oleh lebih dari 190.000 pendana terdaftar.

Fokus kepada generasi milenial, data menunjukkan bahwa pengguna di KoinWorks adalah mereka yang berusia 25 hingga 35 tahun dengan rata-rata pendanaan sebesar Rp8 juta hingga Rp10 juta dan disebar untuk pinjaman dengan tenor 12 bulan.

Kebanyakan dari kaum milenial ini juga mengaku bahwa KoinWorks adalah platform pendanaan pertamanya. Sedangkan dari KoinBisnis, yang merupakan produk pinjaman usaha bagi pelaku UKM digital, mencatat ada sebesar 30% pelaku UKM digital yang kembali meminjam di KoinWorks setelah menyelesaikan pinjaman pertamanya.

Kategori pelaku UKM digital ini juga cukup beragam, namun kebanyakan dari mereka ialah yang bergerak di bidang usaha fashion, makanan, hingga ekspor/impor.

Selain membantu untuk pengembangan bisnis UKM digital, KoinWorks juga menyalurkan pembiayaan edukasi formal maupun non-formal melalui KoinPintar dengan rata-rata penyaluran yang mencapai Rp30 miliar per-bulan.

Dari total penyaluran tersebut, tiga institusi yang paling banyak diminati oleh peminjam yaitu BINUS University untuk lembaga pendidikan formal, serta lembaga kursus bahasa EF dan Wall Street English untuk lembaga kursus keterampilan.

Di kuarta ketiga ini, KoinPintar juga menawarkan tenor pembiayaan hingga 10 tahun melalui program DEKADE (Dana Edukasi Masa Depan) untuk memberikan alternatif pembiayaan yang lebih ringan bagi peminjam.

KoinWorks menargetkan penyaluran pinjaman sebesar Rp2,3T di tahun ini atau meningkat 100% year-on-year dari tahun sebelumnya.

“Selanjutnya, kami juga akan terus berupaya untuk menekan angka NPL tetap di bawah 1% melalui upaya penyeleksian yang selektif dibantu oleh dukungan data network dari mitra-mitra KoinWorks, yaitu antara lain dari berbagai perusahaan e-Commerce, logistik, POS, dan lainnya,” kata Bryan. (hkw)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Zilingo Luncurkan Program SheWorkz Previous post Zilingo Luncurkan Program Baru Bernama SheWorkz
Vincent Piket di depan alumnus Erasmus+ Next post Mau Belajar Gratis di Luar Negeri? Ikut Beasiswa Erasmus+