Read Time:1 Minute, 27 Second

Kredit Pintar, perusahaan financial technology (Fintech) peer-to-peer (P2P) lending ikut berpartisipasi dalam acara Digital Banking dan Fintech Ecosystem yang diadakan oleh AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia) pada tanggal 22 Agustus 2019, di Gran Inna Bali.

Di acara ini, penyedia solusi kebutuhan akses pembiayaan bagi perorangan juga sektor produktif, menandatangani Nota Kesepahaman/MoU bersama BPD Bali, Bank DKI, dan BPR Perdana untuk menjalin kerja sama dalam mengembangkan layanan keuangan digital.

Kerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai pengembangan strategi bisnis Kredit Pintar yang sesuai dengan misi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia sebesar 75% di tahun 2019.

Wisely Wijaya, CEO dari Kredit Pintar mengatakan bahwa di Bali Kredit Pintar menghadiri acara Digital Banking dan Fintech Ecosystem sekaligus menandatangani Nota Kesepahaman/MoU dengan Bank Pembangunan Daerah.

“Dengan adanya kerja sama ini membuktikan bahwa industri fintech tidak mendisrupsi dunia perbankan, melainkan menganut asas kolaborasi dalam pengelolaan keuangan melalui layanan digital,” ujar Wisely.

Penandatanganan MoU menjadi langkah awal bagi Kredit Pintar dalam mendorong pembangunan perekonomian daerah untuk semakin maju melalui inovasi yang dimiliki.

Pihaknya mengajak BPD untuk berpartisipasi dalam  menyalurkan pembiayaan ke masyarakat di daerah khususnya yang belum mendapatkan akses pengkreditan.

“Diharapkan kerjasama berbasis teknologi ini dapat memacu pertumbuhan ekonomi daerah yang tentunya akan berdampak pada ekonomi nasional,”  tambah Wisely.

Berdasarkan data dari OJK per Juni 2019, secara akumulatif industri fintech telah menyalurkan pinjaman mencapai Rp44,80 triliun dengan jumlah rekening peminjam atau borrower sebanyak 9.743.679 rekening.

“Berdasarkan data tersebut, kami melihat adanya potensi besar terhadap keuangan digital di Indonesia,” tutup Wisely.

Kredit Pintar berkontribusi dalam mendorong pemerataan tingkat kesejahteraan masyarakat dalam akses keuangan telah melayani nasabah di seluruh provinsi Indonesia dengan menyalurkan pinjaman mencapai lebih dari 5 Triliun di awal Agustus 2019. (usy)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Artis Film Anak Garuda Previous post Tujuh Artis Milenial Tampil Dalam Film “Anak Garuda”
Ocean Ecopark Berganti Nama Menjadi Allianz Ecopark Next post Allianz Tambah Channel Pembayaran Presmi