12 July 2024

Kanker Kerongkongan Bisa Diatasi Dengan Tanaman Ini

Read Time:1 Minute, 21 Second

Studi baru-baru ini yang dilakukan oleh tim peneliti gabungan dari Mauritius, Inggris, dan Universitas Federal Timur Jauh (FEFU) di Vladivostok, Rusia menyimpulkan bahwa ramuan obat yang ditemukan di Mauritius, mengandung senyawa kimia yang menghambat penyebaran sel kanker.

Menurut penulis studi terbaru, beberapa tanaman ini mungkin membantu mengobati kanker kerongkongan. Mereka menerbitkan karya mereka di jurnal Acta Naturae, yang juga dikutip dalam situs medicalnewstoday.com (6/5/2019).

Mauritius adalah sekelompok pulau di Samudra Hindia, di sebelah timur Afrika. Sebagian karena isolasi mereka, pulau-pulau ini adalah rumah bagi berbagai tanaman dan hewan yang ada di tempat lain di Bumi.

Menurut penulis studi terbaru, beberapa tanaman ini mungkin membantu mengobati kanker kerongkongan

Para ilmuwan yang terlibat dalam penelitian terbaru bekerja sama untuk menganalisis ekstrak herbal obat lokal Acalypha integrifolia, Eugenia tinifolia, dan Labourdonnaisia ​​glauca yang hanya tumbuh di Mauritius.

Tumbuhan tersebut mengandung senyawa kimia yang menghambat proliferasi sel kanker dengan mengaktifkan jalur pensinyalan kinase (AMPK) 5 ‘AMPK. Jalur ini memainkan peran penting dalam menjaga energi di bawah tekanan metabolisme.

Regulasi proses metabolisme fundamental menjadikan jalur pensinyalan AMPK salah satu target terapi paling penting bagi banyak penyakit kronis, termasuk kanker. Pencarian untuk aktivator AMPK adalah masalah mendesak dalam onkologi molekuler.

Alexander Kagansky, salah satu penulis penelitian saat ini, adalah seorang ahli dalam epigenetik kanker dan biologi kromosom, dan kepala Pusat Pengobatan Genomik dan Regeneratif dari Sekolah Biomedis FEFU.

“Pulau Mauritius adalah pulau harta karun keanekaragaman hayati global,” kata Kagansky. “Sekitar sepertiga dari tanaman lokal digunakan dalam pengobatan tradisional, tetapi masih ada kekurangan bukti ilmiah tentang potensi terapeutik mereka, sementara genosida alam paling jelas terlihat pada potongan kecil surga yang hilang.”



Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Kanker payduara bisa jadi ganas karena hormon stres Previous post Ini Mastektomi Baru Bakal Bikin Nyaman Buat Pasien Kanker Payudara
Menyuntikkan insulin Next post Ini Kiat Berpuasa Buat Penderita Diabetes