Home » Berita » Vitamin C Pada Cabai Lebih Tinggi Dari Jeruk

Vitamin C Pada Cabai Lebih Tinggi Dari Jeruk

Vitamin C Pada Cabai Lebih Tinggi Dari Jeruk

Berkat Ferdinand Magellan, pelaut asal Portugis, tanaman cabai menjelajah ke Afrika dan Asia. Cabai mudah tumbuh di daerah panas. Awalnya cabai ditanam karena keindahannya,belakangan diketahui ternyata cabai berguna untuk kulinari.

Cabai kaya vitamin A dan C, memiliki rasa manis pada bagian daging buahnya. Sedangkan rasa pedas dari cabai bersumber pada kandungan minyak di tangkai dan biji buah berwarna putih. Pada tangkai dan biji inilah, ditemukan capsaicin, zat yang memberikan rasa pedas sekaligus merangsang keluarnya air liur sehingga membantu proses pencernaan makanan. Jika ingin mengurangi pedasnya maka buang saja biji dan tangkainya.

Rasa pedas dari tangkai dan biji cabai bisa berbeda kadarnya di setiap tempat. Kondisi iklim memengaruhi kadar pedas cabai. Makin panas iklimnya, makin pedas cabainya. Cabai dari negara empat musim tak sepedas cabai dari negara tropis.

Mengatasi rasa pedas pada cabai dengan minum seteguk yogurt atau susu, mengunyah roti, nasi, kerupuk, atau sesuatu yang rasanya manis, karena kandungan capsaicin pada cabai hanya larut dalam minyak, bukan air.

Bila Anda membuang tangkai dan biji cabai maka dampaknya separuh dari nilai serat dari keseluruhan buah juga ikut hilang. Cabai juga membantu proses pencernaan makanan dan mempunyai kandungan vitamin C lebih tinggi dari jeruk

Leave a Reply

Copyright © 2011 Warta Bugar.